Sebuah awal yang merupakan titik tengah.
Proklamasi di yang tak terbayang.
Bersatu atas dasar dinginnya malam,
pelaksanaan waktu dingin setelahnya.
Berdiri di hamparan detik yang berhenti.
Tanpa kontak mata hati pun tahu,
inilah yang dicari.
Hari ini tahun yang berganti.
Ekspektasi yang digenggam sudah punah.
Tiada lagi rasa yang memperbudak.
Mengalun begitu saja.
Aku di sini, engkau di sana.
Tak untuk dikenang, tak untuk dilanjutkan,
hanya untuk dikenang.
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 07 Juli 2012
Rabu, 21 Maret 2012
'Kan Merindukannya
Kita pasti 'kan merindukannya
Ya, merindukannya
Saat-saat sama-sama tak betah
dan ingin ke luar,
tapi masih bisa tertawa
di antara penderitaan diri
Situasi di mana kita melakukan
kegilaan di dalam keteerbatasan
Suasana di kala masalah
dan canda membauri
Serta siluet sahabat,
teman, dan musuh
yang menyatu
Mungkin sekarang disangkal
Namun, percayalah
Kita 'kan merindukannya
Ya, merindukannya
Suatu hari nanti
Ya, merindukannya
Saat-saat sama-sama tak betah
dan ingin ke luar,
tapi masih bisa tertawa
di antara penderitaan diri
Situasi di mana kita melakukan
kegilaan di dalam keteerbatasan
Suasana di kala masalah
dan canda membauri
Serta siluet sahabat,
teman, dan musuh
yang menyatu
Mungkin sekarang disangkal
Namun, percayalah
Kita 'kan merindukannya
Ya, merindukannya
Suatu hari nanti
Sabtu, 27 Agustus 2011
Sepi Sendiri
sebuah sepi hadir lagi
temaniku di sini
meratapi hari yang tak kunjung berhenti
tangis sedih menderu di hati
berharap kau tak lagi pergi
namun apa yang terjadi?
aku harus meninggalkanmu sendiri
luka yang mendalam timbul lagi
menyayat hati, sungguh aku sakit
tak sanggup kuberdiri
hanya menangis di pangkuan guling
menyadari kehadiranmu berarti
tak seperti ini
yang menguras energi
dan menghasilkan yang tak pasti
ingin kuberlari
meneriakkan kesepian diri
yang membutuhkanmu di sini
sungguh aku mencintai,
dan menyayangi
juga menghargai
diri dan jiwamu ini
namun aku menyesali
keadaan kini
tak bisa dipungkiri
kita terpisah kembali
meski menyiksa batin,
semua tetap wajib dijalani
bismillahirrohmaanirrohiim,
kita menapaki hari
walau dengan label sendiri,
kita bisa dibilang sehati
untuk menjalani hidup ini
dengan langkah pasti
temaniku di sini
meratapi hari yang tak kunjung berhenti
tangis sedih menderu di hati
berharap kau tak lagi pergi
namun apa yang terjadi?
aku harus meninggalkanmu sendiri
luka yang mendalam timbul lagi
menyayat hati, sungguh aku sakit
tak sanggup kuberdiri
hanya menangis di pangkuan guling
menyadari kehadiranmu berarti
tak seperti ini
yang menguras energi
dan menghasilkan yang tak pasti
ingin kuberlari
meneriakkan kesepian diri
yang membutuhkanmu di sini
sungguh aku mencintai,
dan menyayangi
juga menghargai
diri dan jiwamu ini
namun aku menyesali
keadaan kini
tak bisa dipungkiri
kita terpisah kembali
meski menyiksa batin,
semua tetap wajib dijalani
bismillahirrohmaanirrohiim,
kita menapaki hari
walau dengan label sendiri,
kita bisa dibilang sehati
untuk menjalani hidup ini
dengan langkah pasti
Senin, 15 Agustus 2011
Tersenyum Kembali
Telah lama ku menunggu saat ini
Dimana kau kembali tersenyum untukku
Setelah sekian lama menghilang dalam kebisuan
Tak pernah sedikitpun merasakan perihnya rasa ini
Sebuah rasa yang lebih pedih dari sakitnya cinta
Memang kau adalah masa laluku
Yang membuatku buta
Namun ku tetap menganggapmu sahabat
Walau ketidakpedulian menjadi konsumsiku
Di saat hati ini butuh teman untuk bicara
Kala waktu menuntut kita bersama
Kau baru menyadari bahwa maafku tulus
Bukan karena ingin kau di dekatku
Tapi agar kau kembali jadi sahabatku
Terima kasih atas senyummu
Menghapus luka yang telah dibalut seseorang
Hari memang lebih indah
Saat kerja sama menghasilkan pujian kebanggaan
20 Desember 2009
Minggu, 01 Mei 2011
Air Mata
Walaupun mataku sayu,
ia tetap memiliki tempat menyimpan air mata
Pipi yang termasuk embul bersedia menjadi jalannya
Meski harus berakhir di dagu,
dada tetap setia menunggu jatuhnya tetesan itu
Air mata memang bukan penyelesaian,
tapi ia adalah pengungkapan
Tentang sebuah asa yang tak tercipta,
atau penat yang bersimbah,
bahkan kesal pada dunia
Kadang pundak dibutuhkan tuk melepasnya
sekaligus menghibur atau mengoreksi
daripada bantal yang hanya diam menatap kesedihan
Wanita memang renta dan butuh penegak
Tak harus pasangan, sejenis pun ia butuhkan
Karena hidup tak selalu tawa
dan tangisan mengiringinya
Terima kasih telah membuat nafasku berarti
di kala pusing menggelayuti
atau saat bahagia menyelimuti
karena kaulah sang sahabat sejati!

Sabtu, 23 April 2011
(belum ada judul, mohon sarannya)
sebelumnya menghindar
tak ingin ada yang mengejek
sehingga jarak pun terbentang
tapi kemarin,
dipergoki pun kau diam
karena kita sedang bicara
hanya bicara
membincangkan masa depan
di tempat wudhu yang sedang sepi
terus mengucek rambut,
meremas celana,
mengutak-atik HP,
entahlah
aku tak tahu apa yang kau lakukan dengan ponselmu
sesekali, melirik
aku merasanya
walau tanpa kacamata,
senyum itu masih ada
masih tetap memikat
aku ingat baju taqwa itu
putih, dengan celana jeans biru
dan tas police line
sayang tak ada kopiah di atas sana
selesai sholat asar berjamaah,
kau duduk sejajar dariku
padahal dulu tak begitu!
aku diam lagi
menikmati kekhusyukan istighotsah
renungan Islami mengalir,
cepat merambati dan membanjiri mataku
aku tak tahan, dan aku melirik ke barisanmu
kau meneteskannya juga!
dengan mata sembap aku tak bisa melihat jelas
sekeliling terlihat pudar
karena mata sayuku lebih menyipit lagi
tapi aku tahu,
semua terpendam membayangkan ibu masing-masing
rasa sayangmu terhadap ibumu,
rasa sayangku pada umiku,
juga rasa sayang teman-teman pada ibunya,
berputar memenuhi otak
dan semakin menyiksa batin untuk bertaubat
aku tersadar, aku harus bertaubat
demi Tuhan Maha Segalanya,
dan demi orang tuaku
di akhir acara, aku berniat
menyimpan segala rasa ini
walau ingin sekali menunjukkannya
tapi tak boleh,
karena semua kan indah pada masanya
fokuskan pikiran,
tenangkan raga,
persiapkan segala
4 hari saja bertaruh
kemudian, izinkanlah aku menggapainya
bintang di sekolah impian
lalu jemputlah aku
untuk merasakan motivasi dari hal bernama cinta
karena aku mengendus,
kau punya gagasan yang sama denganku
tak ingin ada yang mengejek
sehingga jarak pun terbentang
tapi kemarin,
dipergoki pun kau diam
karena kita sedang bicara
hanya bicara
membincangkan masa depan
di tempat wudhu yang sedang sepi
terus mengucek rambut,
meremas celana,
mengutak-atik HP,
entahlah
aku tak tahu apa yang kau lakukan dengan ponselmu
sesekali, melirik
aku merasanya
walau tanpa kacamata,
senyum itu masih ada
masih tetap memikat
aku ingat baju taqwa itu
putih, dengan celana jeans biru
dan tas police line
sayang tak ada kopiah di atas sana
selesai sholat asar berjamaah,
kau duduk sejajar dariku
padahal dulu tak begitu!
aku diam lagi
menikmati kekhusyukan istighotsah
renungan Islami mengalir,
cepat merambati dan membanjiri mataku
aku tak tahan, dan aku melirik ke barisanmu
kau meneteskannya juga!
dengan mata sembap aku tak bisa melihat jelas
sekeliling terlihat pudar
karena mata sayuku lebih menyipit lagi
tapi aku tahu,
semua terpendam membayangkan ibu masing-masing
rasa sayangmu terhadap ibumu,
rasa sayangku pada umiku,
juga rasa sayang teman-teman pada ibunya,
berputar memenuhi otak
dan semakin menyiksa batin untuk bertaubat
aku tersadar, aku harus bertaubat
demi Tuhan Maha Segalanya,
dan demi orang tuaku
di akhir acara, aku berniat
menyimpan segala rasa ini
walau ingin sekali menunjukkannya
tapi tak boleh,
karena semua kan indah pada masanya
fokuskan pikiran,
tenangkan raga,
persiapkan segala
4 hari saja bertaruh
kemudian, izinkanlah aku menggapainya
bintang di sekolah impian
lalu jemputlah aku
untuk merasakan motivasi dari hal bernama cinta
karena aku mengendus,
kau punya gagasan yang sama denganku
Kamis, 21 April 2011
Perjuangan Kami Sebagai 9B
hampir 3 tahun
waktu yang lumayan singkat untuk sebuah pertemuan
yang menyatukan perbedaan dengan sebuah persamaan
bukan matematika yang menyatakan y = mx + c
atau hibridasi yang sama dengan kawin silang
tapi perbedaan karakter yang disatukan dengan kelucuan
waktu memang cepat berjalan
walaupun rintangan sempat menghancurkan reputasi kami,
kami tetap bertahan
tak ingin dipuji, tapi kami selalu memberi
walaupun dibanggakan, tapi kami tak pongah
rasa iri dengan tetangga membuat kami bangkit
menjadi nomor awal menyalip kelas sebelah yang lebih diperhatikan
dengan selisih sedikit
di kelas akhir kita diperas
bukan oleh perompak somalia
tapi dengan soal-soal dan materi yang berjejalan setiap hari
berangkat paling pagi, pulang paling sore
juga tambahan malam yang menambah padatnya jadwal kami
hasil latihan diperlihatkan
menyabet 5 dari 10 besar peringkat sekolah
yang terendah pun, masih di barisan peringkat 100
walaupun boleh berbangga,
tapi sederhana masih melekat pada kami
kini perang yang sesungguhnya datang
modal awal memang telah disiapkan
tapi doa menjadi penentu
di samping optimis yang mengiringi
menjadi 9b yang berusaha melakukan yang terbaik!
waktu yang lumayan singkat untuk sebuah pertemuan
yang menyatukan perbedaan dengan sebuah persamaan
bukan matematika yang menyatakan y = mx + c
atau hibridasi yang sama dengan kawin silang
tapi perbedaan karakter yang disatukan dengan kelucuan
waktu memang cepat berjalan
walaupun rintangan sempat menghancurkan reputasi kami,
kami tetap bertahan
tak ingin dipuji, tapi kami selalu memberi
walaupun dibanggakan, tapi kami tak pongah
rasa iri dengan tetangga membuat kami bangkit
menjadi nomor awal menyalip kelas sebelah yang lebih diperhatikan
dengan selisih sedikit
di kelas akhir kita diperas
bukan oleh perompak somalia
tapi dengan soal-soal dan materi yang berjejalan setiap hari
berangkat paling pagi, pulang paling sore
juga tambahan malam yang menambah padatnya jadwal kami
hasil latihan diperlihatkan
menyabet 5 dari 10 besar peringkat sekolah
yang terendah pun, masih di barisan peringkat 100
walaupun boleh berbangga,
tapi sederhana masih melekat pada kami
kini perang yang sesungguhnya datang
modal awal memang telah disiapkan
tapi doa menjadi penentu
di samping optimis yang mengiringi
menjadi 9b yang berusaha melakukan yang terbaik!
Senin, 18 April 2011
my fiRst couple
ketika aku terjebak dalam cerita cinta pertama,
kau sembunyi malu
tak tahu harus mengadu
walaupun setia di sisi,
aku tak pernah paham
hingga seseorang memberi tahu kehadiranmu
aku terperanjat, karena sebuah resonansi
walaupun kecil, tetaplah sama
hari berikutnya tetap diam
sebulan, kita di tempat yang berbeda
menikmati rasa yang tak pernah terucap
tak seperti biasa, aku simpan sendiri
bulan berikutnya, makin kuat
aku tetap saja sembunyi
berbulan ku nikmati tanpa ledakan
walau ingin, tapi tak ada yang tahu
di sebuah bus, ponselku berdering
dari namamu ku simpan senyum
dan selanjutnya kita bersama
aku bertanya mengapa tak sejak dulu?
ternyata kau mengalah,
demi cinta pertamaku yang juga karibnya
tapi tidak, aku tak mengharapkan dia
walaupun berpisah, rasa itu tetap terpendam
sifat diammu itu membuatku kagum
karena aku hiperaktif
jauh beda, tapi inilah kita
setahun sudah
kita berjumpa lagi
walau hanya beberapa menit,
tapi aku ingat senyum tulus itu
bulan berganti, aku mengharapmu lagi
karena sebuah reuni
sekarang, menunggu detik berperang
4 hari berjuang dengan soal
lalu, menunggu kata-katamu
sungguh misterius dirimu!
entah apa yang ada di pikiranmu
aku ingin tahu
karena engkau mengisi jiwaku lagi
kau sembunyi malu
tak tahu harus mengadu
walaupun setia di sisi,
aku tak pernah paham
hingga seseorang memberi tahu kehadiranmu
aku terperanjat, karena sebuah resonansi
walaupun kecil, tetaplah sama
hari berikutnya tetap diam
sebulan, kita di tempat yang berbeda
menikmati rasa yang tak pernah terucap
tak seperti biasa, aku simpan sendiri
bulan berikutnya, makin kuat
aku tetap saja sembunyi
berbulan ku nikmati tanpa ledakan
walau ingin, tapi tak ada yang tahu
di sebuah bus, ponselku berdering
dari namamu ku simpan senyum
dan selanjutnya kita bersama
aku bertanya mengapa tak sejak dulu?
ternyata kau mengalah,
demi cinta pertamaku yang juga karibnya
tapi tidak, aku tak mengharapkan dia
walaupun berpisah, rasa itu tetap terpendam
sifat diammu itu membuatku kagum
karena aku hiperaktif
jauh beda, tapi inilah kita
setahun sudah
kita berjumpa lagi
walau hanya beberapa menit,
tapi aku ingat senyum tulus itu
bulan berganti, aku mengharapmu lagi
karena sebuah reuni
sekarang, menunggu detik berperang
4 hari berjuang dengan soal
lalu, menunggu kata-katamu
sungguh misterius dirimu!
entah apa yang ada di pikiranmu
aku ingin tahu
karena engkau mengisi jiwaku lagi
Senin, 28 Maret 2011
Kenangan di Kala Hujan
Aku iseng-iseng buka buku tulisku yang dulu. Ternyata masih nyimpen tulisan-tulisanku yang jadoel. Sumpah, bahasa yang aku pake masih jeyyekg! Belum banyak kata ganti yang lazim dipake buat puisi. Hiih, gemes dah! Yahh,, daripada bingung mau ngepost apa, mending baca 'karya'ku pada tanggal 13 November 2009 ini :p
Di tengah rintik hujan aku tersenyum
dan terus tersenyum
Menatap indahnya langit
dan merasakan dinginnya tetesan-tetesan air
jatuh dari atap tempatku mengenal dunia
Membasahi jari-jari mungil
yang tak pernah henti melukis
kata-kata indah dalam lembaran
Kenangan di Kala Hujan
Di tengah rintik hujan aku tersenyum
dan terus tersenyum
Menatap indahnya langit
dan merasakan dinginnya tetesan-tetesan air
jatuh dari atap tempatku mengenal dunia
Membasahi jari-jari mungil
yang tak pernah henti melukis
kata-kata indah dalam lembaran
Mengingat masa-masa indah
di mana kotor tak jadi masalah
Bermain, basah, berkejaran
Berlari, melompat, terpeleset
Hingga tersenyum layak tak waras
Ingin aku mengulangnya
Semua kenangan manis di kala hujan
yang tak hanya satu di zaman bocah
tapi beribu cerita di masa lampau
Membuatku tertawa tak kunjung henti
Menikmati indahnya hidup
dalam kebersamaan dan kehangatan
Namun semua itu tak mungkin kembali
Yang bisa kulakukan hanya tersenyum
Mengenang semua kisah itu
dan berharap terulang lagi
dengan kesan berbeda
Kamis, 24 Maret 2011
Double R
di bus itu kau mengatakannya,
sempat membuatku melayang ketika aku berkata 'ya'
terguncang mimpi aku tersenyum
menjalani hari dengan jiwa riang
hingga masa ujian datang,
ujian dalam arti sebenarnya
kita vakum, tak ada kontak sedikit pun
gerimislah mataku
mencoba bersabar dan menunggu
hingga kau datang kembali
walaupun dibilang menyatu,
namun tak pernah bertemu
nama yang ditakdirkan dekat bila diurut,
dan kesempatan duduk sebangku ketika ulangan,
tak bisa terjadi lagi
itu hanya masa lampau,
ketika kita di masa kanak-kanak
kini, hanya telepon pribadi pemersatu kita
walau kadang harap layak mesin waktu
aku ingin ke jaman itu
hingga setahun lebih tak bersama,
dan tak satu getar lagi,
kita dipertemukan kembali
berangkat bersama menuju tempat kenangan
dan bernostalgia dengan kawan
status memang beda, tapi hati bisa saja kembali
harap kau ada di sini (lagi!)
sempat membuatku melayang ketika aku berkata 'ya'
terguncang mimpi aku tersenyum
menjalani hari dengan jiwa riang
hingga masa ujian datang,
ujian dalam arti sebenarnya
kita vakum, tak ada kontak sedikit pun
gerimislah mataku
mencoba bersabar dan menunggu
hingga kau datang kembali
walaupun dibilang menyatu,
namun tak pernah bertemu
nama yang ditakdirkan dekat bila diurut,
dan kesempatan duduk sebangku ketika ulangan,
tak bisa terjadi lagi
itu hanya masa lampau,
ketika kita di masa kanak-kanak
kini, hanya telepon pribadi pemersatu kita
walau kadang harap layak mesin waktu
aku ingin ke jaman itu
hingga setahun lebih tak bersama,
dan tak satu getar lagi,
kita dipertemukan kembali
berangkat bersama menuju tempat kenangan
dan bernostalgia dengan kawan
status memang beda, tapi hati bisa saja kembali
harap kau ada di sini (lagi!)
Kamis, 17 Maret 2011
Rindu dari Segala Kerinduan
sebuah kerinduan mendalam mencuat,
ketika waktu memaksa berpisah
ketika waktu memaksa berpisah
bukan sekejap,
namun panjang
langkah kaki terdorong kuat tuk menemui,
Kekasih hati yang tak lama dijumpa
mengharap senyum di tengah gelora malam atau pagi membisu
kadang tak seimbang,
namun tetap berupaya
kala bersatu, sentuhan itu kian menjaga
kening, hidung, tangan merapat hangat
tak ingin berkesudahan
walau pusing menggelayuti,
mata tak kuat menahan gelap,
tapi hati senantiasa bertasbih
mengagungkan Kekasih yang lama tak mampir
rindu dari segala kerinduan meracuni
merajai sikap selama ini
betapa Maha Suci Engkau, Ya Allah
telah mempertemukan kembali hatiku,
dengan keesaan-Mu,
yang sekian lama terpendam
di rumah sunyi jiwaku
Sabtu, 26 Februari 2011
Ketika Anak SMP Jatuh Cinta
ketika seorang anak SMP jatuh cinta,
tak ada yang tahu bagaimana perasaannya.
semua terasa dan terlihat indah.
tapi bila bertepuk sebelah tangan,
mata pun bisa melahirkan sebuah air terjun berdebit besar.
dari sinilah aku tarik kesimpulan,
bagaimana cinta bisa membunuh.
walau awalnya memacu.
dan pada akhirnya aku pun tahu,
wanita haruslah setegar batu karang.
bukan semurah kaus bekas di emperan toko,
tapi juga tak semahal sawah sepulau.
iman menjadi modal utama,
akan kekuatan sebuah harga diri,
juga martabat dari seorang yang katanya hanya pendamping.
di sini, aku kan buktikan.
bahwa aku bukan siswi SMP biasa,
yang hanya menang karena lelaki,
atau menyerah pada kata putus.
karena aku kan setia,
bukan pada pemuda,
tapi hanya pada Allah semata..
tak ada yang tahu bagaimana perasaannya.
semua terasa dan terlihat indah.
tapi bila bertepuk sebelah tangan,
mata pun bisa melahirkan sebuah air terjun berdebit besar.
dari sinilah aku tarik kesimpulan,
bagaimana cinta bisa membunuh.
walau awalnya memacu.
dan pada akhirnya aku pun tahu,
wanita haruslah setegar batu karang.
bukan semurah kaus bekas di emperan toko,
tapi juga tak semahal sawah sepulau.
iman menjadi modal utama,
akan kekuatan sebuah harga diri,
juga martabat dari seorang yang katanya hanya pendamping.
di sini, aku kan buktikan.
bahwa aku bukan siswi SMP biasa,
yang hanya menang karena lelaki,
atau menyerah pada kata putus.
karena aku kan setia,
bukan pada pemuda,
tapi hanya pada Allah semata..
Sabtu, 15 Januari 2011
Fit --> X
masih terbayang wajahmu, sayangku ..
namun kau telah berganti dengan lebih rupawan ..
merah menyala menjadi khasmu ..
namun menyentuhmu pun tak pernah ..
karena trauma masa lalu ..
sakit yang kurasa seakan hilang ,
namun noda di hati belum lenyap ..
aku ingin segera melupakanmu ,
dan membenamkan hatiku pada yang baru ..
farewell Supra Fit n welcome Supra X :')
namun kau telah berganti dengan lebih rupawan ..
merah menyala menjadi khasmu ..
namun menyentuhmu pun tak pernah ..
karena trauma masa lalu ..
sakit yang kurasa seakan hilang ,
namun noda di hati belum lenyap ..
aku ingin segera melupakanmu ,
dan membenamkan hatiku pada yang baru ..
farewell Supra Fit n welcome Supra X :')
Senin, 27 Desember 2010
Farewell Supra Fit
farewell my lovely supa fit :'(
6 tahun sudah kau temani kesehariaku
menemaniku dari fajar menyembul hingga ia telah kembali tidur
matahari panas, hujan yang beku, angin yang berhembus menyentuh mesinmu
jas hujan sedikit membalutku, namun tak menutupi kebasahanmu
semua bergaya dengan trend baru dan mahal,
namun kau setia padaku hingga berganti plat nomor
susah dihafal, namun berkesan sangat
lampu yang pecah, sayap yang hilang, dan spion yang telah diganti, itu semua hanya kujumpai padamu
kenangan pertama aku belajar mengendarai sepeda motor,
kau terasa berat di lapangan hijau
pengalaman selanjutnya, jatuh di tikungan ketika aku belum sempurna
kemudian berikutnya, ditabrak dari samping dengan adik kecilku
dan akhirnya, tabrakan misterius harus kau hadapi dan perawatan serius harus kau jalani
hingga kau dibayar dan dibawa pulang seseorang
walau akhirnya semua kenangan kita berlalu,
dan kau tak lagi bersamaku,
namun Supra Fit, kau tetap di hatiku :)
6 tahun sudah kau temani kesehariaku
menemaniku dari fajar menyembul hingga ia telah kembali tidur
matahari panas, hujan yang beku, angin yang berhembus menyentuh mesinmu
jas hujan sedikit membalutku, namun tak menutupi kebasahanmu
semua bergaya dengan trend baru dan mahal,
namun kau setia padaku hingga berganti plat nomor
susah dihafal, namun berkesan sangat
lampu yang pecah, sayap yang hilang, dan spion yang telah diganti, itu semua hanya kujumpai padamu
kenangan pertama aku belajar mengendarai sepeda motor,
kau terasa berat di lapangan hijau
pengalaman selanjutnya, jatuh di tikungan ketika aku belum sempurna
kemudian berikutnya, ditabrak dari samping dengan adik kecilku
dan akhirnya, tabrakan misterius harus kau hadapi dan perawatan serius harus kau jalani
hingga kau dibayar dan dibawa pulang seseorang
walau akhirnya semua kenangan kita berlalu,
dan kau tak lagi bersamaku,
namun Supra Fit, kau tetap di hatiku :)
Selasa, 09 November 2010
10 November 1945, Hari Mencekam
Telah lama peristiwa itu terbungkam dengan segala kepedihannya
Titik darah tersiram ke seluruh penjuru kota
Tangis dan pekikan histeris mewarnai segalanya
Bahkan nyawa adalah hal sepele untuk dihancurkan
Merah-putih menjadi taruhan
Bahkan sanak saudara tak lagi di pikiran
Tangan patah dan kaki hilang tak lagi dihiraukan
Hanya satu keinginan untuk merasakan kebebasan
Warna langit engkau sobek dengan ganas
Abu Merapi tak bisa mengalahkan panasnya perjuangan itu
Di Hotel Yamato semua terpaku dalam sebuah peristiwa mengenaskan
Walaupun akhirnya tulang-belulang prajurit Nusantara hangus,
namun takkan pernah sia
Pahlawan macamnya tak lagi ditemukan
Tinggal berjuang menghargai yang tua,
menyayangi yang kecil,
dan berusaha sesuai apa kita diciptakan
Kini, upacara di hari engkau berpulang telah dilakukan
Mengenangmu selamanya, berdoa bersimbah kami panjatkan
agar engkau mendapat balasan yang layak,
agar kami bisa melestarikan perjuanganmu
bersama pahlawan tanpa tanda jasa kami,
yang selalu setia berjuang demi nasionalisme Bangsa Indonesia
by : Rumaisha Milhan
Sabtu, 23 Oktober 2010
Tentang Hati
apalagi yang engkau ketahui tentang hati ini?
bukan organ pabrik empedu,
namun pikiran pembawa syahdu
semua hasrat dan perasaan terkunci,
bergembok lembaran doa dan kasih sayang abadi
terbungkus rapat sesuatu itu berkain putih,
menandakan suci bahwa kias tak berarti
sorot mata dan hangat keringat tak lagi menyentuh
besi berlapis telah mengikat noda itu
sudahlah, jangan melongok sumur ini!
masa lalu bukan pedoman dirimu lagi
pertentangan keras kan kau hadapi
sebelum perjanjian suci kan membawaku pergi
Rabu, 13 Oktober 2010
Kepergian Palsu
Setiap senyum kebersamaan begitu membekas
Bersama menghadapi rintangan
Dipimpin oleh seorang berwibawa
Membuat kita terbahak menikmati hidup
Cercaan yang ada ditanggapi senyum
Walau kadang menjengkelkan,
Kau tetap ada di hati kami,
Yang kau pimpin
Tanggung jawab yang begitu besar
Engkau bagi rata menurut kemampuan
Sebelum engkau mengucapkan salam perpisahan
Yang membuat kami berdebar
Bergetar tangis kami menangis
Menyayangkan kepergian seorang pemimpin
Yang ternyata palsu tanpa fakta
Mengelus dada kami menghembuskan napas lega
Senin, 06 September 2010
A Farewell
This is the last time I see you
Let you go with my sadness
Here, I'm sitting
and seeing the leaves fall from the trees
and waiting for someone else
I know that it hurts to say goodbye
But, this is life
We have to go and undergo this life
And now, I'm alone
without you by my side
I'm singing farewell to you
to let you find your new world
and throwing myself into others
and also hoping that we will meet again
The last, recognizing you
is the most wonderful time
We have passing the great moments
Don't forget it, friends!
Someday, we will retell it
when we have grown well
Let you go with my sadness
Here, I'm sitting
and seeing the leaves fall from the trees
and waiting for someone else
I know that it hurts to say goodbye
But, this is life
We have to go and undergo this life
And now, I'm alone
without you by my side
I'm singing farewell to you
to let you find your new world
and throwing myself into others
and also hoping that we will meet again
The last, recognizing you
is the most wonderful time
We have passing the great moments
Don't forget it, friends!
Someday, we will retell it
when we have grown well
Langganan:
Postingan (Atom)