Tampilkan postingan dengan label Apa Aja Deh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Apa Aja Deh. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 Juli 2012

Dingin Sore

Pengen nulis sesuatu tentang suasana sore ini.

Dingin. Baju yang kupakai nggak mendukung. Kerudungnya -termasuk- pendek, bajunya anget tapi lengen naik, roknya menyamakanku dengan masa lalu. Hawanya meraba-raba dan mengeluarkan jurus kapilaritasnya. Lalu masuk, dan memaksaku pengen cepat pulang dan melungker kayak kaki 1000 di bawah selimut. Dia juga pengen liat aku tersiksa gara-gara "uhuk-uhuk" yang nggak jelas mau ngeluarin apa. Padahal ada dahak atau kotoran aja enggak.

Awannya udah gerak. Tapi kayaknya bingung mau nurunin kandungannya di mana. Abis, mondar-mandir mulu, sih! Kalau misalnya di sini yang kena hujan, banyak rasa syukur di mana-mana. Senang karena nggak sholat di musholla, bisa tidur, tanaman bisa mandi dan minum, dan aku bisa tersenyum sepanjang hari kayak lagu Utopia-Hujan yang barusan kunyanyikan dengan A'yun.

Sebenarnya suka dengan suasana seperti ini, tapi di pikiranku cuman pengen satu: selimutan!

Malang, 23 Mei 2012

Rabu, 11 April 2012

J I L B A B

"Dan katakanlah kepada para perempuan yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali yang (biasa) terlihat. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya, ..."  QS. An-Nur : 31

"Wahai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mukmin, 'Hendaklah mereka menutupkan jilbabnya* ke seluruh tubuh mereka.' Yang demikian itu agar mereka mudah dikenali, sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang." QS. Al-Ahzab : 59

*Jilbab adalah sejenis baju kurung yang lapang dapat menutup kepala, wajah, dan dada

Sabtu, 27 Agustus 2011

Memori Bersamamu

masih ingatkah kau dengan memori kita? ketika awalnya dengan iseng aku mencurahkan kejengkelanku terhadap dunia padamu. meski lelaki, kau merupakan seorang pendengar yang baik. sesekali juga menjelma menjadi penasehat yang setia, yang melihat sesuatu dari sisi yang tak kulihat. lama tak terhubung, aku mencarimu karena mendapat topik baru. bukan jengkel, namun campur aduk perasaan kutumpahkan padamu. entah bagaimana caranya, aku bisa dengan mudah mempercayaimu. padahal sebelumnya tak pernah ku secepat itu mengamanahkan sesuatu terutama beberapa urusan agak pribadi pada orang lain. karena kecerewetanku, engkau yang pendiam mulai bisa membuka diri, menceritakan beberapa kejadian berarti dalam hidupmu. meski kau tampak tegar, namun rupanya kau juga membutuhkan orang untuk melimpahkan perasaanmu dalam kehidupan. tak hanya bercerita, sharing pun kita lakukan. ingatkah kau ketika kita sering sependapat dalam berbagai hal? dan ingatkah engkau saat kita berdebat mempermasalahkan perbedaan pendapat? sungguh aku tertawa mengingat kala itu. canda dan tawa telah kita bagi bersama. kadang lupa bahwa seharusnya harus makan atau melakukan kegiatan lainnya. setelah lama tak hanya tawa, tangis pun dibagi berdua. memikirkan kisah yang hampir sama seperti aku kehilangan nenekku dan kamu menangisi nenekmu. chatting membicarakan something nggak penting sampai menyita waktu tidurku. kebanyakan aktivitas-aktivitas di atas kita lakukan di waktu malam sebelum tidur. meski begitu, aku senang karena aku tak kesepian. waktu berjalan dan aku memutuskan untuk bersamanya. aku tak tahu bagaimana perasaanmu, kuanggap waktu itu kau baik saja. sayang hubunganku tak hangat dan mengharuskan berpisah. selama itu pula, kita agak merenggang. tanpa dipandu, kita bersemi kembali. mengisi hari-hari dengan berbagai sms penghibur diri. mbanyol, ketawa, apa aja deh. pada akhirnya aku merasa ada yang berbeda. awalnya hanya dalam hati, tapi kemudian merambat ke seluruh jiwa. aku bertanya-tanya apa yang kurasa. dan aku menangkap sesuatu yang tak sama padamu. kata-kata yang diberikan tak seperti dulu meski sama-sama menghibur. karena tak sabar, aku memojokkanmu dan kau pun mengaku. singkat cerita, banyak hal yang berubah menjadi indah. meski harus melawan yang tak setuju, kita bertahan. semangat belajar pun timbul ketika posisimu ada di seberang. kerja kelompok bersama, gondok-gondokan, rebutan laptop, manyun-manyunan, dan sebagainya. aku tak kuat mengenang semuanya. semua terlalu indah untuk dikenang dan dibayangkan. yang bisa ku lakukan sekarang hanya menangis karena mengenang dan ingin mengulang semua memori kita. meski susah tuk jadi seperti dulu, aku yakin kita bisa melaluinya. meski bukan berdua, tapi dirimu pasti lebih kokoh dari yang dulu. maaf ku selalu mengganggu. hidup harus berjalan, dan di sinilah kita berpisah untuk melangkah..

Rabu, 24 Agustus 2011

Surga di Ujung Peta


Siapa sangka, di balik terjalnya dan sempitnya jalan karena rumah-rumah kecil di sisinya, ada sebuah surga. Bukan surga yang akan kita jumpai setelah proses penghisapan, melainkan surga dunia di mana panca indra kita dimanjakan. Tak seindah surga yang sebenarnya memang, tapi di situlah kita bisa membayangkan betapa surga yang sesungguhnya jauh lebih indah daripada "surga palsu" itu. Aku memang belum pernah ke surga, tapi aku ingin berada di sana (aamiin). Tak bisa terbayang, surga yang kusebutkan tadi saja sudah indah, apalagi surga sesungguhnya.
Sejak tadi aku menyebutkan surga yang indah. Sebenarnya, yang aku maksud "di ujung peta" dalam judul adalah sebuah lokasi tak terjamah namun subhanallah, bagusnya bukan main. Perjalanan untuk mencapainya memang berat. Harus mendaki gunung dengan lebar jalan yang tak terlalu lebar, tersesat di pemukiman penduduk desa karena jauh dari kota, bahkan harus bertanya atau melihat peta berulang-ulang. Namun, perjuangan itu akan terbayar lunas dengan panorama pantai yang kusebut surga tadi. Mata kita awalnya disambut dengan sungai jernih berarus deras yang menerjang bebatuan besar di sepanjang tepian jalan yang dilalui. Dari jauh airnya memang berwarna hijau, tapi itu hanyalah sebuah tipuan mata. Sesungguhnya air di aliran sungai itu jernih, dan hijau yang ditampakkan adalah hijau alami bukan hasil campur tangan manusia. 
Sampai di dekat lokasi pantai, setiap orang diwajibkan membayar Rp1.000. Tergolong murah untuk harga suguhan pencuci mata. Tak lama berselang mobil berjalan, di kanan jalan tampaklah ia, sebuah wujud pantai yang bahkan aku tak dapat menggambarkannya. Masih terekam dalam benakku, aku membayangkan lebih indah Tanah Lot atau Pantai Kutha, namun aku salah. Menurutku, ini jauh dari perkiraan. Turun dari mobil, aku berlari setelah melepas sandalku, merasakan lembutnya pasir putih yang lebih bersih daripada pantai-pantai yang pernah kukunjungi. Tak berkedip, aku memandang pantai itu dari ujung penglihatan kananku hingga ujung penglihatan kiriku. Sungguh, apa yang kulihat waktu itu sekejap bisa menghilangkan beban pikiranku. Air laut pantai itu bening, ombaknya besar namun tak menyentuh pantai. Ombak itu terembus hanya sampai beberapa meter sebelum bibir pantai, jadi kita takkan merasakan deburan ombak seperti di Parangtritis. Tak usah kecewa, terkadang hembusan ombak itu sampai ke kita walau tak begitu keras. 

Biasanya bila sebuah perbatasan antara darat dan laut dipisahkan pantai berpasir, maka tak ada karang. Begitu pula sebaliknya. Namun di sini, selain merasakan kelembutan pasir putih, kita juga dikesankan dengan adanya bebatuan karang. Karena jernihnya air, kita bisa melihat karang-karang dan ikan-ikan kecil juga kepiting kecil dengan mudah. Selain jernih, air di pantai ini juga segarnya bukan main. 

Berikut adalah beberapa foto yang aku ambil ketika berada di sana. Mungkin hasil foto yang diambil tak sebegitu menarik, karena tak menggambarkan pemandangan yang sesungguhnya. Tapi bila engkau melihat aslinya, aku berani menjamin engkau akan terpana! Selamat datang di Pantai Tambakrejo dan Pantai Gondo Mayit, Kabupaten Blitar :)










^^

Senin, 11 April 2011

d'eRthe 12

Rumahku memang terlihat sempit dari depan. Tapi sebenarnya lebih panjang dibanding yang lain karena rumah keluargaku menyatukan 2 gang. Tapi kalau disuruh nulis alamat, aku tulis satu saja. Dalam kehidupan sehari-hari, aku dan keluargaku lebih sering beraktivitas di rumah belakang. Mulai dari berangkat sekolah atau kerja, les, atau kemanapun selalu lewat belakang.

Kalau boleh jujur, aku lebih suka tinggal di lingkungan gang belakang. Di sini, suasana Jawa-nya masih kental. Ibu-ibu dan bapak-bapak masih sering menggunakan Bahasa Jawa halus untuk berkomunikasi apalagi dengan yang lebih tua atau orang baru. Tak hanya para orang tua, anak-anak pun ramah terhadap sesama. Setiap sore, anak-anak laki-laki kelas 3 SD ke atas terlihat asyik bermain bola, mancing, atau sekedar berkejaran. Sedangkan anak-anak laki-laki kelas 3 SD ke bawah sibuk bersepeda mengitari perumahan. Sedangkan anak-anak perempuan sembunyi di mana-mana karena sedang bermain petak umpet. Kalau sedang tak minat main petak umpet, mereka mengambil kumpulan karet gelang dan mengayunkannya lalu lompat di atasnya (main lompat tali). Bila anak-anak kecil asyik dengan permainannya, para remaja SMP justru berpencar. Ada yang main game atau ngenet di rumah, ngrumpi, atau bersepeda motor ke rumah teman. Tapi ada saat-saat tertentu di mana mereka berkumpul untuk sharing. Entah sharing tentang masalah yang dihadapi, hal-hal penting, hal-hal nggak begitu penting, bahkan hal-hal yang sama sekali nggak penting. Atau terkadang sharing tentang soal-soal unas terutama matematika (tapi jarang banget sih, baru beberapa kali malah!). Itulah kegiatan anak-anak dan remaja. Di sudut lain, bapak-bapak yang telah pulang kerja sibuk bermain tenis meja. Bila bapak-bapak asyik main pingpong, ibu-ibu punya kegiatan lain. Ada yang voli, badminton, masak bersama, bahkan online! Ibu-ibu ternyata gaul juga! :p Kalau rumah ibu-ibu kebagian sebagai tempat yasin-an atau arisan, pasti sibuk bukan main. Nyiapin makan, bersih-bersih rumah, dll. Setelah acara dimulai, behh, pasti ramenya gak karuan!

Itulah kesibukan RT. 12 atau aku menyebutnya gang belakang di sore hari. Kalau di pagi sampai siang hari, semua pada sibuk sekolah dan kerja. Kalau Hari Minggu tiba, pukul 06.00 pagi gangku udah rame karena banyak yang badminton dan pingpong. Aku sebenernya pengen ikut, tapi aku kan belom boleh loncat-loncat :(

Di gang belakang, ada aku, Fita yang suka bercanda, Vira yang jago main rubik, Putra yang jadi sobat baikku, Shodik yang suka maen bola, Karina yang rumahnya di depan rumah Fita, kakak beradik Laila-Dilla, Yoga yang suka sepak bola terutama Arema dan Barcelona, Gisxa yang ultahnya selisih 6 hari denganku, Nita yang juga suka bergurau, Faza yang dipanggil Pak Haji, dan semua orang-orang baik menyatu di sini.

Itu semua definisiku tentang warga RT. 12 yang menempati lingkungan yang asri. Tak hanya aku, semua keluargaku pun lebih nyaman tinggal bersama orang-orang gang belakang daripada bersama warga gang depan. Bahkan teman-temanku, teman-teman umiku, dan teman-teman abiku lebih senang berkunjung lewat rumah belakang (padahal di rumah belakang nggak ada ruang tamunya). Mereka senang lewat gang belakang karena warga RT. 12 akan menyambut mereka dan mengajak mereka ngobrol selagi menunggu pemilik rumah datang. Walaupun menunggu agak lama, tapi mereka terkesan dengan warga gang belakang yang baik hati, tidak sombong, dan rajin menabung. Sedangkan bila mereka datang lewat rumah depan, mereka jarang sekali diberi sapaan hangat dan justru dibiarkan menunggu keluargaku membuka pintu (menurut orang-orang yang pernah ke rumahku). Ternyata, kebaikan warga RT. 12 telah tersohor ke mana-mana! :D

I love you my RT. 12 :*

Minggu, 10 April 2011

Sebuah Kisah Antara Aku dan Kalian

Berbulan lamanya aku terjebak dalam kesendirian. Mencoba mencari sesuatu yang baru untuk mengisi hati kosong ini. Sayangnya, harapan itu tak kunjung berbuah. Hingga bimbel menjadi pengantarku bertemu seseorang yang sebenarnya telah kukenal. Awalnya memang tak ada rasa. Hingga perhatian yang dia berikan begitu berbeda. Duduk di depan untuk menyimak guru menjadi agenda penting di dalam kelas. Meski sesekali bercanda, pelajaran tetap menjadi tujuan utama. Tak lama, ada sesuatu yang bergetar. Keringat dingin membanjiri badan hingga AC tak sanggup menghilangkannya. Aku tak tahu mengapa hingga seorang kawan mengingatkanku tentang sebuah perasaan bernama cinta. Aku tak mengakuinya. Malam-malam selanjutnya menjadi penuh perjuangan. Aku baru sadar bahwa aku tak dapat membohongi ragaku sendiri. Aku tulis permohonan dan angan agar aku bisa bersamanya. Ketika kesempatan terbuka lebar, ternyata ia memilih yang lain. Aku benci hari itu dan semua yang terlibat di dalamnya. Mata memerah dan membakar. Tapi akhirnya aku dapat tenang juga. Berbulan setelahnya rasa itu memudar walau tak dapat dipungkiri masih bersisa. Kawan yang awalnya menawari, justru terjebak dalam perasaan yang sama. Beruntungnya ia karena telah dipilihnya! Mataku membakar lagi, paru-paru kelelahan menyuplai oksigen, begitu juga jantungku. Keringat dingin berubah menjadi keringat yang rasanya seperti hujan asam. Hujatan-hujatan yang awalnya tak pernah terucap makin mendekap dalam hati. Walaupun aku tak berhak melarang mereka, namun aku juga seorang remaja yang ingin dicinta. Berhari-hari kumerenung. Memikirkan detail dari setiap peristiwa. Dan simpulan akhirnya adalah, aku harus melupakannya! Aku tak pantas menangisi yang bukan takdirku. Benar. Tak sampai sebulan aku bisa tersenyum kembali. Ternyata, semua memang menyimpan hikmah yang indah di balik niat yang kokoh. Aku dan dia sama-sama bahagia bila tak saling mendekat walau awalnya memang aku mengharapkan kehadirannya. Kini, kalian bahagia. Dan aku pun bahagia. Bukan karena fakta karena aku mendapat 'incaran' baru walau seseorang itu termasuk masa laluku, tapi lebih karena harapan baru untuk kesuksesan yang baru juga :)

Senin, 28 Februari 2011

1. SMA 2 Darul Ulum Jombang ~ RSBI unggulan , agama bagus , gampang kuliah di luar negeri
2. SMAN 2 Jombang ~ RSBI , favorit di Jombang
3. SMAN 3 Jombang ~ Akselerasi , favorit di Jombang


they are not only dreams if I believe of reaching it someday ,
so I'll not stop believing , trying ,
and also praying again and again

Jumat, 25 Februari 2011

NATIONAL EXAMINATION
almost come ,
stop every fun things now !
prepare yourself for the dealing !
goodbye fb ,
goodbye blog ,
goodbye tweet ,
and goodbye SMS !
see you ,,
I'll miss you
..

Kamis, 17 Februari 2011

yaahh .. nyesel ga masang counter dari dulu! karna barusan pasang, visitors yg mncul cuman atu.. ckck.. parrah 
--"

Senin, 14 Februari 2011

Habis Nulis KTI

habis mumet" nyelesaiin karya tulis ilmiah , ya beginilah jadinya *_*



ga peduli gabus alias bagus jeleknya tuh muka , ga peduli pencahayaannya , ga peduli backgroundnya siapa ato apa , ga peduli orang" yg ngeliatin dengan muka heran ,,
yg penting JEPRETT ^~

Sabtu, 29 Januari 2011

Doctor's Warning

ini kata dokter tentang kaki kananku ::

lepas kruk ~> 2 bulan : 17 feb 2011

boleh lari-lari n lompat-lompat (dinyatakan sembuh) ~> 6 bulan : 17 juni 2011
*harus pake sepatu kets yg (atau something yg datar pokoknyaa)

tulang kembali lurus seperti semula ~> 2 tahun : 17 desember 2012




@semua tmen"ku : mohon pengertiannya ya, teman" :) luvth yuu :*

http://cafebisnis.com/?reg=sasha

Jumat, 24 Desember 2010

XL yang Menjadi Rebutan

Remaja-remaja Indonesia diributkan oleh perang tarif murah antaroperator. Mulai sms murah, nelpon murah, hingga internet murah semua dipertaruhkan. Tapi, siapa yang berhak mendapat tempat di kalangan pemuda yang banyak menggunakan ponsel lebih dari siapapun? Ya, XL-lah jawabannya. Ketika yang lain menawarkan harga murah namun menjabutnya walau sementara, XL tetap melayani pelanggan dengan setia. Banyak yang berpaling ke XL, namun tak banyak yang berpindah dari XL ke yang lain. Hal ini bisa dilihat dari pengalaman saya memakai XL beberapa waktu lalu.
Saat waktu istirahat bimbel, semua teman di kelas saya berebut telepon genggam saya untuk menikmati paket facebook gratis dari XL. Bahkan teman saya, Fafa mengantri handphone saya sejak saya menginjakkan kaki di tempat bimbel. Di saat jam pelajaran berlangsung pun sama. Fafa dan beberapa teman saya ribut mempermasalahkan telepon genggam saya. Kata "Aku duluan yang pinjem." bersahut-sahutan dalam kelas. Guru saya bertanya, "Mengapa kalian semua ribut?" Fafa menjawab, "Ini lo, Pak, teman-teman mau pinjam HP-nya Sasha untuk membuka facebook! Padahal saya dulu yang pinjam, Pak. Makanya saya protes." Rizal menyambung, "Bukan, Pak. Saya yang meminjam duluan. Fafa yang merebut HP itu." Saya yang pada awalnya hanya diam pada akhirnya mempromosikan XL. "Sudahlah. Daripada ribut, lebih baik kalian pakai saja XL! Facebook gratis, sms gratis, dan nelpon murah dengan jaringan kuat bisa kalian nikmati dalam satu kartu. Jadi, kalian tak perlu repot-repot pinjam HP-ku. OK?" Fafa dan Rizal juga teman-teman lainnya menyahut, "Oh, jadi XL rahasianya?" Saya menjawab sambil tersenyum, "Iya."
Pada pertemuan selanjutnya semua teman saya membuat keributan lain. Selidik punya selidik, ternyata mereka saling bertukar nomor XL baru mereka. Fafa berkata, "Terima kasih, Sha, kamu sudah membantuku untuk menghemat uangku."
Dari ilustrasi di atas kita bisa menarik kesimpulan bahwa upaya XL untuk memuaskan pelanggan dengan memberikan tarif murah dalam semua layanan telah sukses menembus pasar. Jaringan kuatnya kini bisa dinikmati di seluruh pelosok desa bahkan di saat liburan sekalipun. Layanan BlackBerry on demand juga sudah membuat pengguna BlackBerry puas. Kita berharap, XL kan selalu setia memuaskan pelanggannya juga kan selalu menjadi operator terbaik di Indonesia. Karena anak kecil selalu berkata jujur dan apa adanya. :)

Rabu, 27 Oktober 2010

27 Oktober 2010, Hari Blogger Nasional

medth hari blogger nasional kawaanh !!
maafv yach ngepostnya telatdh ..
abiezz,, rru smpet sichh ..

buad bloggerss,,, tingkatkan teruuz kmmpuan klian n try something  new !!
jgan tkut gagal !!
isi blogmu dgn hal" yg mnurutmu pntas untuk di.share ke user laenn !!
okeh ?!
;)

Rabu, 13 Oktober 2010

Di Saat Senggang





sebuah kebersamaan dalam waktu senggang yang sulit dijumpa..
bahkan mungkin akan dirindukan beberapa saat setelah meninggalkan..
^_^
save this picts, guys!
that's all our unforgettable sweet memories..

Selasa, 07 September 2010

My Lovely Friends


Sungguh menyenangkan memang bersama kawan-kawan yang selalu setia. Tak pernah lelah berbagi apapun walau kekurangan banyak menghampiri. Luph you all, guys :*

Kamis, 01 Juli 2010

foto lama

Membuka foto-foto lama memang menyenangkan. Banyak kenangan manis tersimpan di dalamnya. Apalagi jika kita membandingkan kondisi fisik kita di masa kecil dengan kita yang sekarang, pasti bibir kita akan tersenyum tanpa dipandu.



Suatu hari ibu saya menyuruh saya untuk meng-scan foto-foto lama keluarga kami. Di dalamnya terdapat foto saya ketika saya masih bayi dan foto-foto ketika orang tua saya menikah. Sederhana memang, namun sungguh berkesan. Contohnya saat saya melihat sebuah foto dimana saya merangkak dengan senyum mengembang di pipi gembul saya. Saya begitu kaget ketika tahu bahwa bayi tersebut adalah saya! Sungguh berbeda! Andai saja saya masih gendut seperti dulu, mungkin saya tetap imut dan lucu seperti dulu. :D